Awali Kepengurusan Baru dengan Semangat Kebersamaan
SLEMAN, Mengawali kepengurusan RW Santren, Caturtunggal, Depok, Sleman yang baru, warga RT 18 Santren menggelar pertemuan rutin pada Minggu malam, 13 September 2026. Pertemuan yang berlangsung di serambi Masjid Al-Amin tersebut menjadi momentum penting bagi warga untuk mempererat silaturahmi, melakukan evaluasi kegiatan, sekaligus menyusun langkah bersama dalam menjalankan berbagai kegiatan kemasyarakatan di lingkungan RT 18.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, akrab, dan penuh kekeluargaan. Warga duduk bersama di serambi masjid, berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat di lingkungan RT 18.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua RT 18 yang baru, Bapak Martoyo Basuki. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari penyusunan kepengurusan RT 18, evaluasi kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan kerja bakti rutin, hingga berbagai usulan dan gagasan warga dalam agenda lain-lain.
Susunan Kepengurusan RT 18 yang Baru
Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah penyusunan dan pengenalan kepengurusan RT 18 yang baru. Kepengurusan ini diharapkan mampu menjadi penggerak berbagai kegiatan serta menjembatani komunikasi antara warga dengan pengurus RW maupun pihak-pihak terkait.
Adapun susunan kepengurusan RT 18 Santren yang baru adalah sebagai berikut:
Ketua RT :
Bapak Martoyo Basuki
Sekretaris:
Bapak Muhammad Wahyu Sukoco
Bendahara:
Bapak Sugiyarto
Bidang Pembangunan:
Bapak Suyitno
Bidang Keamanan:
Bapak Sri Kahono
Untuk sementara waktu, susunan kepengurusan RT 18, terutama pada bidang-bidang kerja, masih seperti tersebut di atas. Pada pertemuan berikutnya akan kembali dibahas dan dilengkapi sesuai dengan kebutuhan organisasi serta kesediaan warga yang akan turut berperan dalam kepengurusan.
Dengan demikian, susunan kepengurusan tersebut masih bersifat awal dan terbuka untuk penyempurnaan. Hal ini menjadi bagian dari proses musyawarah agar nantinya seluruh bidang kerja dapat terisi dengan baik dan mampu mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan di lingkungan RT 18.
Dengan terbentuknya kepengurusan tersebut, warga berharap roda organisasi RT 18 dapat berjalan semakin baik dan mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat. Masing-masing pengurus diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh rasa kebersamaan dan semangat pengabdian.
Ketua RT 18, Martoyo Basuki, dalam kepemimpinannya ke depan diharapkan dapat mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan. Sebab, kemajuan lingkungan tidak hanya bergantung pada pengurus, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh warga.
Evaluasi Kegiatan HUT Kemerdekaan RI
Agenda berikutnya adalah evaluasi kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Evaluasi dilakukan sebagai bahan pembelajaran bersama agar pelaksanaan kegiatan di masa mendatang dapat berjalan semakin baik. Warga menyampaikan berbagai catatan, pengalaman, serta masukan mengenai kegiatan yang telah dilaksanakan.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI selama ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan mampu menghadirkan suasana kebersamaan dan gotong royong.
Melalui evaluasi tersebut, warga RT 18 berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan. Jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan sebelumnya, hal tersebut dapat menjadi bahan perbaikan untuk kegiatan-kegiatan berikutnya.
Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan Lingkungan
Pembahasan selanjutnya menyangkut kegiatan kerja bakti rutin. Kebersihan dan kenyamanan lingkungan menjadi perhatian bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh warga.
Kerja bakti diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk nyata semangat gotong royong. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi warga untuk saling berinteraksi dan mempererat tali silaturahmi.
Warga menyadari bahwa lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman tidak dapat diwujudkan hanya oleh pengurus RT. Dibutuhkan partisipasi seluruh warga untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama.
Dengan adanya Bidang Pembangunan yang dipercayakan kepada Bapak Suyitno, berbagai hal yang berkaitan dengan pembangunan dan pembenahan lingkungan diharapkan dapat dikomunikasikan serta dikoordinasikan dengan baik. Demikian pula Bidang Keamanan yang dipercayakan kepada Bapak Sri Kahono diharapkan dapat membantu menjaga suasana lingkungan agar tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.
Agenda Lain-Lain, Diskusi Semakin Hidup
Suasana pertemuan semakin hidup ketika memasuki agenda lain-lain. Pada sesi ini, satu per satu warga mulai menyampaikan ide, gagasan, kritik, maupun usulan untuk kemajuan dan kebersamaan warga RT 18.
Berbagai pendapat disampaikan secara terbuka dalam suasana kekeluargaan. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pemikirannya, baik mengenai kegiatan sosial, kebersihan lingkungan, keamanan, maupun kegiatan-kegiatan yang dapat mempererat hubungan antarwarga.
Antusiasme warga dalam menyampaikan gagasan menjadi salah satu bagian penting dalam pertemuan malam tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa warga RT 18 memiliki kepedulian dan keinginan untuk ikut berkontribusi dalam membangun lingkungan.
Musyawarah semacam ini juga menjadi ruang komunikasi yang penting antara pengurus dan warga. Berbagai persoalan yang muncul dapat dibicarakan bersama, sementara ide-ide baru dapat dipertimbangkan untuk menjadi program kegiatan RT ke depan.
Semangat yang terlihat dalam sesi tersebut menunjukkan bahwa kebersamaan menjadi modal utama bagi RT 18 dalam menjalankan kepengurusan yang baru. Warga tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga turut menjadi bagian dari proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.
Membangun RT 18 dengan Semangat Gotong Royong
Pertemuan rutin pada Minggu malam tersebut akhirnya bukan sekadar rapat administratif. Lebih dari itu, pertemuan menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi dan membangun komunikasi antarwarga.
Kepengurusan RT 18 yang baru diharapkan dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadi penggerak berbagai kegiatan positif di lingkungan. Sementara itu, warga diharapkan terus memberikan dukungan, masukan, dan partisipasi dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.
Ke depan, berbagai kegiatan seperti kerja bakti, kegiatan sosial, peningkatan keamanan lingkungan, pembangunan, hingga kegiatan yang bersifat kekeluargaan diharapkan dapat terus dikembangkan.
Pertemuan malam itu menjadi awal yang baik bagi perjalanan kepengurusan RT 18 di bawah kepemimpinan Bapak Martoyo Basuki. Dari serambi Masjid Al-Amin, warga kembali meneguhkan semangat untuk menjaga kerukunan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sebab, sebuah lingkungan yang nyaman dan harmonis tidak lahir hanya dari sebuah kepengurusan, tetapi dari kemauan seluruh warga untuk duduk bersama, bermusyawarah, saling menghargai, dan bergerak bersama.
Dengan semangat tersebut, kepengurusan RT 18 yang baru diharapkan mampu membawa suasana kehidupan warga Santren semakin rukun, guyub, aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.
Oleh : Kahono
